DNS cache menyimpan jawaban dari pencarian nama sebelumnya agar bisa digunakan kembali. Cache bisa ada di browser, sistem operasi, dan resolver rekursif.
Mengapa jawaban lama bisa tetap muncul
Catatan DNS memiliki nilai time-to-live, yang umum disebut TTL. Resolver dapat menggunakan kembali jawaban yang tersimpan dalam cache selama masa berlakunya masih tersisa, alih-alih meminta rekaman itu lagi setiap kali.
Misalnya, jika operator situs memindahkan layanan ke alamat baru, satu resolver mungkin sudah memiliki jawaban baru sementara yang lain masih menyimpan jawaban sebelumnya. Dua pengguna bisa melihat hasil yang berbeda tanpa ada yang salah mengetik domain.
Apa yang berubah saat cache dibersihkan
Membersihkan cache perangkat Anda menghapus jawaban yang tersimpan secara lokal. Itu tidak mengedit catatan otoritatif domain atau memaksa setiap resolver hulu untuk melupakan cache miliknya sendiri.
Perbedaan ini penting saat pemecahan masalah. Berulang kali membersihkan cache laptop tidak akan memperbaiki rekaman yang salah yang dipublikasikan oleh pemilik domain.
Perbandingan yang berguna
Minta alat pencarian DNS untuk domain dan jenis rekaman. Catat jawaban dan TTL dari resolver publik itu. Bandingkan dengan konfigurasi yang dimaksud oleh pemilik domain jika Anda mengelola domain tersebut.
Jika masalahnya hanya terjadi di Windows karena memakai jawaban lama, coba flush DNS Windows sekali. Jika domain gagal di beberapa jaringan, selidiki konfigurasi otoritatifnya atau hubungi pemilik situs.
DNS cache terpisah dari riwayat browser, cache halaman, dan cookie akun. Bersihkan item yang relevan dengan masalahnya, bukan data penjelajahan yang tidak terkait.